×
Ad

Harga LNG Industri Dipangkas, Andi Gani Harap Perusahaan Komitmen Tak PHK

Kurniawan Fadilah - detikNews
Senin, 29 Jun 2026 20:42 WIB
Foto: Andi Gani Nena Wea (dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Andi Gani Nena Wea mengapresiasi langkah pemerintah yang menurunkan harga liquefied natural gas (LNG) untuk industri dari USD 23 per MMBTU ke USD 13 per MMBTU. Andi Gani pun meminta pihak perusahaan untuk sama-sama berkomitmen tak melakukan PHK usai adanya penurunan harga gas industri oleh pemerintah ini.

"Harga gas yang per hari ini 23 dolar per MMBTU turun, sampai 13 dolar. Artinya ada penghematan 9 dolar per MMBTU. Dan kami meyakini bahwa hal ini sangat menolong usaha, industri yang menggunakan gas industri. Pasti, karena dapat menghemat 9 dolar. Tentu kami harapkan perusahaan juga harus benar-benar menunjukkan komitmen," kata Andi Gani di Kantor DPP KSPSI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).

Andi Gani menyebut, dirinya bersama pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi, Menaker Yassierli, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Ketua DPRI Sufmi Dasco Ahmad, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit, secara intens melakukan diskusi guna menurunkan harga gas industri sebagai langkah mencegah terjadi badia PHK.

Dia mengatakan, meski perang Amerika-Iran kembali berkecamuk, pemerintah bersama serikat buruh terus memperjuangkan nasib para pekerja. Dia lantas menegaskan bahwa penurunan harga gas industri oleh pemerintah ini merupakan kemenangan untuk kaum buruh.

"Perjuangannya saya tegaskan bukan hanya untuk anggota KSPSI Andi Gani, tapi untuk seluruh buruh Indonesia. Karena yang terdampak gas industri bukan hanya KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea, bukan, tapi kesemuanya. Jadi, kemenangan ini kemenangan buruh Indonesia. Perjuangan ini perjuangan buruh Indonesia," tutur Andi Gani.




(kuf/isa)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork