Polri Diminta Sebut Orang Kuat di Balik Kaburnya Adelin Lis
Rabu, 21 Nov 2007 07:16 WIB
Jakarta -
Spekulasi adanya orang kuat dari birokrasi dan oknum DPR dibalik kaburnya Adelin Lis merupakan pukulan telak bagi penegakan hukum di negara ini. Polri diminta tidak segan-segan menyebutkan orang kuat yang dimaksud di depan publik."Kalau benar ada beking-beking dan punya datanya, usut tuntas tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada pengecualian. Mau menteri, anggota DPR, pimpinan komisi atau siapa pun, kalau ada bukti tangkap," kata Wakil Ketua komisi III DPR Aziz Syamsuddin pada detikcom Rabu (21/11/2007).Menurut politisi partai berlambang pohon beringin ini, institusi Polri harus berani mengungkap nama-nama pejabat yang bermain-main dengan pada perusak hutan. Ketegasan dari pihak polri sangat diperlukan untuk menghindari saling tuding dan saling curiga."Saya minta pada institusi Polri untuk 2 x 24 jam mengumumkan siapa beking yang dimaksud, agar tidak menjadikan fitnah dan saling curiga. Kalau ada bukti dan datanya , saya siap back up 24 jam untuk ungkap kasus ini," tambahnyaJika dalam waktu tersebut Polri tidak dapat membuktikan dengan data-data yang meyakinkan, Polri harus mengeluarkan penjelasan resmi apa yang dimaksud adanya orang kuat itu."Kalau tidak dapat menyebutkan bukti-bukti yang kuat, ya harus diklarifikasi apa maksud pernyataan itu," pungkasnya.
(yid/mly)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































