Peristiwa itu bermula ketika, Harmadi bersama dengan tiga temannya Tutik, Agus dan Fitri bermain di embung Kemiri. Tiga orang rekan Harmadi hanya mencari ikan di tempat itu sedangkan Harmadi mandi.
Saat Harmadi, tiba-tiba dia terjebak dan tenggelam di kubangan sedalam 2,5 meter. Saat itu, Endro yang kebetulan sedang bekerja di proyek embung itu bermaksud menolong korban. Dia bersama rekannya, Supriyanto dan Noor langsung menceburkan diri ke embung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Supriyanto, embung yang dalam berlumpur itu membuat dia dan Noor tidak berani menolong hingga ke tengah. Mereka akhirnya memilih menepi karena takut tenggelam
Supriyanto akhirnya memutuskan minta bantuan warga untuk mencari kedua korban. Setelah dilakukan pencarian sekitar dua setengah jam, jasad Endro ditemukan sudah meninggal dunia. Tidak lama berselang jasad Harmadi juga berhasil ditemukan warga.
Pemeriksaan petugas dari Polsek Pakem dibantu tim medis dari Puskesmas Pakem menyimpulkan keduanya murni kecelakaan akibat tenggelam. Kedua jasad telah dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk dimakamkan. (bgs/djo)











































