Ombak Besar Terjang Rumah di Pesisir Pantai Bali, Warga Ketakutan

Ombak Besar Terjang Rumah di Pesisir Pantai Bali, Warga Ketakutan

Fatih Kudus Jaelani - detikNews
Senin, 29 Jun 2026 09:22 WIB
Ombak besar menerjang rumah warga di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Senin (29/6/2026).
Ombak besar menerjang rumah warga di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Senin (29/6/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Jakarta -

Gelombang tinggi kembali menerjang permukiman warga di pesisir Pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, pagi ini. Ombak tinggi datang berulang kali membuat warga cemas dan bersiaga di sekitar rumah.

Pantauan detikBali di lokasi, ombak pasang mulai terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Gelombang yang bebas menerjang pesisir pantai berulang kali menyapu rumah warga hingga air laut masuk ke pekarangan. Sebuah tembok bangunan yang telah ditinggalkan penghuninya juga roboh akibat terjangan ombak.

Seorang warga pesisir Pantai Monggalan, Ni Made Wati (50), mengaku ketakutan dengan ombak yang menerjang tempat tinggalnya. Ia tampak berupaya menyelamatkan ternak ayam miliknya karena khawatir air laut semakin tinggi dan menghanyutkan ternak yang berada di samping pekarangan rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Takut sekali. Saya takut setiap kali ombak besar seperti ini. Kalau terus seperti ini, saya mengungsi di rumah saudara," kata salah seorang warga, Wati, dilansir detikBali, Senin (29/6/2026)

Wati berharap pemerintah segera memberikan bantuan hunian baru bagi warga terdampak. Selain itu, ia juga meminta pembangunan tanggul di sepanjang pesisir pantai untuk mengurangi dampak gelombang tinggi.

ADVERTISEMENT

Hal senada disampaikan suaminya, Wayan Galung. Menurut dia, gelombang besar kerap datang saat purnama sehingga membuat warga tidak pernah tenang menjalani aktivitas sehari-hari.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat Video 'Abrasi Kian Parah, Rumah Warga di Pantai Monggalan Dihantam Ombak Besar':

(yld/whn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini