Demikian disampaikan Koordinator TIAS FUUI Hedi Muhammad saat dihubungi melalui telepon, Selasa (20/11/2007).
"Kami sudah mengumpulkan data dan fakta yang cukup banyak dan mengarah pada satu nama pemimpin, meski bukan pemimpin tertinggi. Kami sedang mencari saksi yang mau bersaksi jika orang yang kami maksud ini memang mempunyai peranan penting dalam organisasi ini," ujar Hedi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sudah ada kesaksian, lanjut Hedi, akan memudahkan TIAS untuk menelusuri siapa pemimpin kelompok Al Haq atau Alquran Suci atau dalang dari hilangnya para perempuan muda di Bandung dan sekitarnya. (ern/djo)











































