Copot Bendera Rano Karno, 3 Pemuda Bonyok Dihajar Massa

Copot Bendera Rano Karno, 3 Pemuda Bonyok Dihajar Massa

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2007 17:49 WIB
Jakarta - Pilkada Kabupaten Tangerang mulai memanas. Selasa dinihari ini, 3 pemuda bonyok-bonyok dihajar puluhan orang karena tertangkap basah mencopoti bendera dan spanduk calon Wakil Bupati Tangerang Rano Karno.

Adalah Wawan (32), Fakhrul Rozi (29) dan Sudiharto (25) yang bernasib apes ini. Menurut cerita anggota Panwaslu Kecamatan Ciputat, Robert, ketiganya memang terbukti telah mencopoti 19 spanduk dan bendera.

Aksi ketiga sopir ini dimulai usai menghadiri rapat gabungan sopir seluruh Indonesia (Gapensi) di Ciputat. Setelah acara berakhir, datang seorang perempuan bernama Yati yang mengaku sebagai anggota Panwaslu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yati membawa selebaran berlogo Panwaslu yang memerintahkan penurunan atribut calon Wakil Bupati Rano Karno dalam bentuk pamflet, bendera atau spanduk. Yati beralasan, atribut-atribut tersebut belum diberi nomor.

Atas dasar surat edaran itu, ketiganya langsung mencopot 19 bendera di Pondok Jaya, Tegal Rotan dan Ciputat. Nah, ketika sedang mencopot spanduk di Tegal Rotan, datanglah massa menggunakan 1 mobil dan 7 motor.

"Saya sudah sempat nunjukin ini perintah Panwaslu. Tapi massa tidak percaya, malah langsung nonjokin," kata Wawan di Mapolsek Ciputat, Jl Juanda, Tangerang, Selasa (20/11/2007).

Setelah bonyok-bonyok dihajar massa, ketiganya dibawa ke kantor Kecamatan Ciputat. Setelah itu, barulah mereka dibawa ke Mapolsek Ciputat yang merupakan bagian dari Polrestro Jakarta Selatan itu.

Ketika dikonfirmasi, Robert mengaku tidak mengenal Yati yang mengaku anggota Panwaslu itu. Robert juga membantah Panwaslu pernah memerintahkan pencopotan bendera atau spanduk.

Sehingga, Robert menyerahkan kasus pencopotan bendera dan spanduk ini kepada Panwaslu Kabupatan Tangerang. Sementara itu, pengusutan pidana terhadap ketiga pelaku diserahkan ke Polsek Ciputat.
(aba/sss)


Berita Terkait