Menurut Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanegara, perkembangan kriminalitas di bandara seperti terorisme dan penyelundupan, membutuhkan polisi untuk pencegahan dan pengusutan. Selain itu juga, banyak kecelakaan pesawat yang terjadi belakangan ini.
"Polri punya peran penting untuk dilibatkan dalam penentuan dan konfigurasi sistem keamanan bandara," kata Makbul usai menutup seminar "Pengamanan bandara dan keselamatan penerbangan" di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/11/2007).
Untuk menunjang keperluan ini, perlu ada kerangka hukum yang harmonis sebagai landasan sistem keamanan bandara. Selama ini ada tumpang tindih antara administrator bandara, Angkasa Pura, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, dan Polri.
"Secepatnya setelah ini kami akan mengadakan lokakarya untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut," imbuh Makbul.
Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Pol Sutanto juga mengakui perlunya Polri dilibatkan lebih jauh dalam pengamanan bandara. Dia mencontohkan penolakan negara-negara Eropa terhadap moda transportasi udara dan munculnya maskapai asing yang membawa pasukan keamanan sendiri.
"Selain itu kian menguat wacana penerapan Man Defense Air Portable System (Mandaps). Rekomendasi ini disebar ke seluruh anggota APEC," pungkas Sutanto.
(fay/sss)











































