Alasannya, wanita punya hak yang sama untuk bertelanjang dada seperti halnya kaum pria. Demikian seperti diberitakan Daily Mail's Metro dan dilansir News.com.au, Selasa (20/11/2007).
Kampanye ini bermula akibat kemarahan kaum feminis Scandinavia. Mereka marah ketika dua wanita disuruh menutupi dada mereka oleh seorang penjaga pantai di pantai dekat Stockholm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaum wanita di Swedia barat saat ini telah membentuk jaringan Bara Bradiost, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi menjadi Just Breasts.
"Kami ingin dada kami sama normalnya dan tidak dianggap seksual seperti halnya pria, sehingga kami bisa melepas baju kami di pertandingan bola," ujar juru bicara kelompok tersebut.
Untuk mengkampanyekan hak bertelanjang dada, para anggota Just Breasts melompat ke kolam renang di berbagai kota dengan hanya mengenakan celana renang. (ita/ana)











































