Dana Pilkada Riau Dana Rp 161 M

Dana Pilkada Riau Dana Rp 161 M

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2007 16:01 WIB
Pekanbaru - Menjelang akhir tahun 2008 mendatang, masyarakat Riau akan menyelenggarakan pemilihan gubernur. Dana yang akan dibutuhkan untuk hajatan itu Rp 161 miliar.

Demikian disampaikan Ketua KPUD Riau, Raja Syofyan Samad, kepada wartawan, Selasa (20/11/2007) di Gedung KPUD Riau, Jl Gadjah Mada, Pekanbaru.

"Jumlah itu lebih rendah dari yang diajukan sebelumnya dalam rapat konsultasi dengan Pemprov Riau. Awalnya kita mengusulkan sebanyak Rp 228 miliar. Tapi setelah kita bahas kembali dalam rapat pleno KPU, ada sedikit revisi sehingga terjadi pengurangan dana," kata Raja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran sebesar itu diperoleh setelah dilakukan pembahasan secara mendetail soal keperluan dana untuk dua kali putaran. Putaran pertama diperkirakan membutuhkan dana Rp 115,869 miliar, sedangkan untuk putaran kedua dianggarkan Rp 45,169 miliar.

"Anggaran yang dibutuhkan itu didasari penilaian KPU Pusat pada Pemilu tahun 2004 lalu, yakni Riau masuk dalam kategori daerah sulit II sama seperti Maluku dan Kalimatan Tengah. Penilaian itu tentunya dilihat dari penyebaran penduduk serta kurangnya sarana transportasi ke daerah terpencil," kata Syofyan.

Syofyan menjelaskan, pemungutan suara Pilgub Riau akan dilakukan 22 September 2008. Dalam pelaksanaan nanti, pihak KPUD akan melakukan proses penghitungan suara cepat jarak jauh.

"Dalam mendukung proses penghitungan cepat ini, kita akan menempatkan seorang petugas di setiap TPS. Dengan demikian, dalam waktu semalaman kita sudah dapat hasil perolehan suara siapa yang menang nantinya," kata Sofyan.

Lebih lanjut, dana sebanyak Rp 161 miliar itu, dipergunakan untuk 16 item. Di antaranya adalah, untuk membayar honorarium dan uang lembur, pengadaan barang dan jasa, dan perlengkapan Pilkada. Dana Tempat Pemungutan Suara (TPS), pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan pembentukan Penitia Pemungutan Suara (PPS).

"Selanjutnya, advokasi hukum, pencalonan, proses perhitungan suara, serta audit dan pengumuman dana kampanye," kata Sofyan. (cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads