Kunci Hilang, Museum Radya Pustaka Solo Batal Dibuka

Kunci Hilang, Museum Radya Pustaka Solo Batal Dibuka

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2007 14:12 WIB
Solo - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan pegawai museum Radya Pustaka Solo kebingungan mencari kunci ruangan museum. Sebab sejak Kepala Museum KRH Darmodipuro dan 2 pegawainya ditahan polisi, Minggu (18/11), kunci itu kini tak ketahuan rimbanya.

Padahal rencananya, Rabu (21/11) pagi, petugas Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah akan melakukan inventarisasi ulang terhadap seluruh koleksi museum yang terletak di Jl. Slamet Riyadi, Solo tersebut.

Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Pemkot Solo, Drs. Purnomo Subagyo saat dijumpai di Kantor Dinas Pariwisata, Jl. Slamet Riyadi, Solo, Selasa (20/11/2007) membenarkan hal tersebut. Namun Purnomo menolak jika kunci itu disebut hilang.
 
"Nggak, bukan hilang. Cuma belum ketahuan siapa yang membawa terakhir. Kita masih terus berkoordinasi dengan polisi. Soalnya salah satu tersangka tugasnya memang membawa kunci tersebut," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait penangkapan Kepala Museum, Pemkot Solo memutuskan agar museum tetap buka dan melayani para pengunjung seperti biasa. Sebagai konsekuensinya, pemkot akan menempatkan pegawai Dinas Pariwisata unuk membantu petugas museum. Pemkot juga menginstruksikan 5 orang Satpol PP untuk  menjaga keamanan museum selama 24 jam.
 
Namun pagi tadi salah seorang pegawai museum, RT.Pustakadipuro memasang pengumuman bahwa museum ditutup mulai 20 hingga  26 November 2007. Menurut Pustakadipuro, penutupan museum tersebut merupakan perintah dari kepala museum saat hendak ditahan di Poltabes Solo.

Tidak lama setelah pengumuman itu dipasang di pintu gerbang museum, salah seorang pegawai Dinas Pariwisata Solo datang dan mencopot pengumuman tersebut. Dinas Pariwisata sedianya akan membuka museum namun urung karena kunci untuk membuka ruangan museum tidak bisa ditemukan. Hingga saat ini pemkot Solo masih terus berkoordinasi dengan Poltabes Solo untuk melacak kunci museum.
(djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads