Menurut Kakek Yanti, Danu Saripudin, Kamis lalu (15/11/2007), rumahnya kedatangan perwakilan dari desa, Deplu, serta utusan dari PJTKI yang memberangkatkan Yanti, PT Binhasan Maju Sejahtera.
"Pak Suseno dari Deplu bilang kalau Yanti meninggal di Arab Saudi. Katanya bunuh diri. Mereka bertanya apakah jenazahnya mau dimakamkan di sana atau dibawa ke tanah air," ujar Danu saat ditemui wartawan di kediamannya, Kp Ciputih RT 2 RW 5 Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (20/11/2007). Saat ini, kata Danu, jenazah Yanti masih berada di RS di Jeddah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pengurusan jenazah, lanjut dia, pihak keluarga memutuskan untuk menguburkannya di tanah air. "Prosesnya katanya bisa sampai tiga bulan," kata dia.
Berdasarkan dokumen dari PT Binhasan Maju Sejahtera, Yanti berangkat ke Arab Saudi pada tanggal 19 Mei 2006. Dia sempat tinggal di tempat penampungan selama 18 hari.
(ern/asy)










































