Kasus Jual Beli Jabatan ASN Pemkab Bogor Naik Penyidikan

Kasus Jual Beli Jabatan ASN Pemkab Bogor Naik Penyidikan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2026 15:18 WIB
Ilustrasi penyerahan amplop berisi uang suap
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kasus dugaan jual beli jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Bogor naik penyidikan. Penyidik Polres Bogor bergerak mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi.

"Setelah dilakukan serangkaian tindakan penyelidikan oleh tim kami, update atau perkembangan terkini setelah dilaksanakan gelar perkara atas hasil penyelidikan oleh tim kami, maka didapati adanya dugaan tindak pidana," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (27/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, unsur tindak pidana dalam kasus tersebut telah terpenuhi, sehingga pihaknya saat ini telah meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Sejalan dengan hal tersebut, beberapa waktu yang lalu juga karena sekarang penanganan atas persoalan tersebut oleh kami sudah ditingkatkan tahapannya menjadi penyidikan dari yang sebelumnya penyelidikan," bebernya.

ADVERTISEMENT

Pihaknya juga telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada Jaksa bahwa penyidikan telah dimulai. Namun Anggi belum memerinci apakah sudah ada tersangka atau belum dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini, seperti yang tadi kami sampaikan, dengan dilaksanakannya penyelidikan kami memperoleh fakta-fakta sehingga berdasarkan pekerjaan kemarin itu kita tingkatkan menjadi tahapan penyidikan," sebutnya.

Berdasarkan hasil gelar perkara, didapati bahwa kasus tersebut masuk ke dalam tindak pidana korupsi dengan modus operandi penerimaan gratifikasi.

"Hasil dari pada penyidikan kami kemudian menyimpulkan dalam gelar perkara yang disangkakan itu adalah Pasal 12B juncto 12E Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," pungkasnya.

Tonton juga video "KPK Amankan 13 Orang di Kasus Dugaan Jual-Beli Jabatan di Ponorogo"

(rdh/whn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini