"Di dalam fit and proper test, semua persoalan akan ditanyakan, termasuk masalah pribadi. Jadi tidak mustahil kalau nanti ada anggota Komisi I yang mempertanyakan mengenai keterlibatan Hamid dalam korupsi di KPU. Itu sangat mungkin ditanya, termasuk saat dia menjabat menjadi Menkum HAM, seperti kasus dana Tommy Soeharto di BNP Paribas," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi.
Hal ini disampaikan Yuddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, keputusan final ada di tangan DPR yang dikeluarkan melalui hasil fit and proper test. Komisi I DPR akan mengeluarkan 3 rekomendasi, yakni calon dubes layak ditempatkan di negara sesuai usulan presiden. Kedua, calon dubesย layak tetapi tidak cocok ditempatkan di negara usulan presiden, karena itu diserahkan ke Deplu untuk mencari negara lain. Ketiga, calon dubes dinyatakan tidak layak.
14 Calon Duta Besar telah disampaikan Presiden SBY ke DPR. 10 Calon Dubes merupakan pejabat karir, dan 4 calon lainnya pejabat non karir. DPR selanjutnya akan menggelar fit and proper test pada 26 dan 27 November. (aan/sss)











































