Warga Raffless Hill Keluhkan Ganti Rugi Sepihak

Warga Raffless Hill Keluhkan Ganti Rugi Sepihak

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2007 11:53 WIB
Jakarta - Warga perumahan Raffles Hill yang terkena gusuran proyek tol Cinere-Jagorawi mengeluhkan sikap sepihak dari Tim Pengadaan Tanah (TPT) Pemkot Depok. TPT dinilai tidak mengakomodir hak-hak warga.

"Mereka tidak bisa menjelaskan dasar perhitungan angka ganti rugi yang mereka tawarkan. Mereka bilang yang setuju silakan berproses, yang tidak setuju tidak ada musyawarah lagi," kata Ketua Tim Musyawarah warga Raffles Hill Anggara Pasat kepada detikcom, Selasa (20/11/2007).

Menurut Anggara, musyawarah perwakilan 110 KK warga dengan pemerintah baru berlangsung 2 kali pada 3 November dan 17 November 2007 di Kantor Kecamatan Cimanggis, Depok. Warga menilai, musyawarah tidak berlangsung dua arah dan transparan seperti yang diatur dalam PP 36/2005 tentang Pengadaan Tanah, pasal 1 ayat 11.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di situ disebutkan, ganti rugi adalah pergantian faktor fisik dan non fisik dari pemilik tanah dan bangunan. TPT tidak memperhatikan faktor non fisik dari warga," lanjutnya.

Anggara menjelaskan TPT mematok harga maksimal Rp 2.250.000/m2. Namun warga hendak memusyawarahkan sejumlah biaya tambahan lain, antara lain biaya persiapan pindah rumah, sewa rumah, administrasi dan immateriil.

"Kami mengajukan angka antara Rp 6,8-8,3 juta/m2, tapi ini bukan angka mati. Kami bersedia untuk bermusyawarah lagi, karena kami mendukung pembangunan jalan tol," jelasnya.

Warga lanjut Anggara akan menyurati Walikota Depok Nurmahmudi Ismail. Warga meminta walikota menyikapi permasalahan ini dengan musyawarah yang dua arah dan transparan. Nasib warga sudah terkatung-katung sejak akhir 2006.

"Pemkot Depok harus memberikan tanggapan karena nilai final nanti yang menetapkan itu walikota. Jika tidak ada kesepakatan kami akan mengikuti jalur yang ada dalam hukum. Kita akan bertahan di sini," pungkas Anggara.

Sementara pihak Pemkot Depok belum bisa dikonfirmasi. Ponsel Walikota Depok Nurmahmudi Ismail tidak diangkat saat dihubungi detikcom.
(fay/sss)


Berita Terkait