Budayawan Sumsel Gagas Prasasti 1 Abad Kebangkitan Nasional

Budayawan Sumsel Gagas Prasasti 1 Abad Kebangkitan Nasional

- detikNews
Selasa, 20 Nov 2007 04:28 WIB
Palembang - Sejumlah budayawan dan seniman di Sumatra Selatan (Sumsel) berencana membuat prasasti 1 abad kebangkitan nasional pada 2008 mendatang. Prasasti akan menampilkan telapak kaki kiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres Jusuf Kalla,  Gus Dur, serta Gubernur Sumsel Syahrial Oesman.
 
Gagasan pembuatan prasasti ini antara lain budayawan Djohan Hanafiah, Dr. Jalaluddin, Ismail Djalili, serta perupa Erwan Suryanegara.
 
"Kami telah merumuskan gagasan tersebut. Prasasti itu berupa sebuah batu yang diambil dataran tinggi Pasemah," kata Erwan Suryanegara, kepada detikcom, di kediamannya, Jalan Anggada, Palembang, Selasa (20/11/2007).
 
Kenapa telapak kaki kiri? Menurut Erwan ini berdasarkan tradisi simbol pada prasasti dan patung sebelumnya di nusantara, seperti di Kutai, Pasemah, dan Sriwijaya, "Simbol artinya kira-kira sebagai penanda eksistensi pemimpin sebuah bangsa atau negara," kata magister senirupa ITB ini.
 
Selanjutnya prasasti tersebut akan diletakan di Taman Purbakalah Kerajaan Sriwijaya, 36 Ilir, Palembang.
 
Selain pembuatan prasasti, kegiatan dalam rangka Visit Musi 2008, juga akan menyelenggarakan Kongres Kebudayaan Nusantara. Direncanakan kongres ini dapat melahirkan strategi kebudayaan Indonesia yang baru.

"Rencananya budayawan yang akan diundang Gus Dur, Din Syamsuddin, Anhar Gonggong, Bur Rasuanto, hingga budayawan muda seperti Taufik Rahzen dan Nirwan Dewanto," kata Erwan.
 
"Kami berharap gubernur Sumsel Syahrial Oesman mendukung program yang juga melibatkan para pekerja seni di Indonesia," kata Erwan.
 
Menurut Erwan gagasan ini didukung hampir semua pekerja seni dan budayawan di Sumsel. "Gagasan ini beranjak dari kekhawatiran atas keberlangsungan bangsa Indonesia ke depan," tegasnya. (tw/ndr)


Berita Terkait