DPR Investigasi Daerah Asal Calon Anggota KPK

DPR Investigasi Daerah Asal Calon Anggota KPK

- detikNews
Senin, 19 Nov 2007 15:09 WIB
Jakarta - Agar tidak salah pilih, DPR akan menyambangi daerah asal 10 calon anggota KPK. Mulai tukang sapu, sampai kolega akan dimintai penilaiannya seputar sang calon.

"Yang jelas secara umum, bagaimana penilaian masyarakat pada saat dia berninas di sana, di provinsi itu, ada tidak perilaku-perilaku negatif dari mereka," kata Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan.

Hal ini disampaikan Trimedya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya masyarakat, kata Trimedya, si calon pun akan dimintai komentarnya. "Kita tanyai kasus-kasus apa yang ditandatangani, termasuk kita datangi 2 tempat dinas terakhir dari calon. Ini untuk mengetahui track record dari calon yang bersangkutan," ujarnya.

Menurut dia, tim kecil Komisi III DPR akan 'tamasya' ke 3 hingga 4 provinsi, tempat asal calon anggota KPK, yakni Sulewesi Utara, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, dan Kendari. Investigasi akan dilakukan selama 14 hari hingga 29 November 2007.

"Anggarannya sudah diajukan ke Sekjen DPR Rp 80 juta, tetapi baru diakomodir," kata politisi PDIP ini.

10 Nama anggota KPK yang lolos seleksi tim pansel KPK telah dikantongi DPR. Seleksi oleh DPR yang akan menjaring 5 anggota baru akan digelar pada 26, 27 dan 28 November 2007. Sistem yang dipakai adalah sistem perankingan. Suara terbanyak pun otomatis menjadi ketua KPK berdasarkan UU 30/2003 tentang KPK.

(aan/sss)


Berita Terkait