Mega yang Tetap Dianggap Presiden

Mega yang Tetap Dianggap Presiden

- detikNews
Senin, 19 Nov 2007 13:45 WIB
Brebes - Bagi rakyat kecil, didatangi pejabat atau orang penting tentu menjadi kesempatan yang ditunggu-tunggu. Keluhan, pengaduan atau sekadar curahan hati disampaikan.

Tapi seringkali, keluhan itu tidak pada tempatnya atau salah sasaran. Seperti yang dialami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengunjungi Pasar Induk Bawang Klampok di Brebes, Jawa Tengah, Senin (19/11/2007).

"Bu, tolong agar harga bawang diperhatikan. Jangan sampai turun," kata seorang perwakilan petani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atau keluhan yang disampaikan petani lainnya, "Bu, tolong impor bawang distop dong."

Mendengar keluhan seperti itu Mega berujar, "Saya ini bukan presiden loh. Kalau saya presiden saya bisa menentukan."

Meski begitu Mega berjanji akan memperjuangkan semua yang dilihat dan didengarnya dari masyarakat melalui FPDIP DPR.

Mendengar ucapan Mega, seorang petani menyampaikan harapannya agar Mega bisa menjadi presiden kembali pada 2009 mendatang.

"Kami mendoakan supaya ibu menjadi presiden lagi. Waktu ibu jadi presiden, tidak ada impor bawang," kata seorang petani. (bal/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait