Warga PI Gagal Nimbrung Paripurna DPRD

Warga PI Gagal Nimbrung Paripurna DPRD

- detikNews
Senin, 19 Nov 2007 13:17 WIB
Jakarta - Niat warga Pondok Indah nimbrung rapat paripurna DPRD DKI Jakarta tidak kesampaian. Perwakilan warga hanya bisa menyampaikan keluhan terhadap proyek pembangunan jalur busway yang melintasi pemukiman elit tempat mereka tinggal.

Perwakilan terdiri 20-an orang dan dipimpin Louis Pakaila tersebut sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (19/11/2007) tiba di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta.

Semula mereka berniat menyampaikan langsung unek-unek dalam rapat paripurna yang pagi ini membahas masalah transportasi Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa daya, rapat berlangsung tertutup. Selain anggota DPRD DKI Jakarta dilarang keras memasuki ruang rapat paripurna. Tidak terkecuali Louis Pakaila yang bertindak sebagai juru bicara warga Pondok Indah tersebut.

Tidak patah semangat, perwakilan warga Pondok Indah menunggu hingga paripurna berakhir. Rombongan itu akhirnya diterima Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, di ruang kerjanya.

Louis kepada Inggard menyerahkan aspirasi warga yang diwakilinya. Aspirasi itu berwujud bundelan berisi gugatan dan bukti temuan warga Pondok Indah bahwa Pemprov DKI Jakarta melanggar kententuan karena proyek pembangunan jalur busway koridor 8 tidak dilengkapi analisa mengenai dampak lingkungan (amdal).

"Kedatangan kami yang kedua ini juga tagihan agar DPRD serius menanggapi masalah busway," tegas Louis kepada wartawan usai menyampaikan aspirasi.

Selama pertemuan, Inggard tidak terlalu banyak bicara. Kepada perwakilan warga Pondok Indah itu ia menyampaikan, untuk mengatasi kemacetan di Ibukota, pihak DPRD DKI Jakarta telah membentuk Pansus Transportasi.

Bahkan telah pula dirancang pertemuan mediasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan warga Pondok Indah. Saat ini jadwal pertemuan tersebut masih sedang dimatangkan.

"Tinggal tunggu waktu kapan bisanya," ujar Inggard.

(/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads