Perwakilan terdiri 20-an orang dan dipimpin Louis Pakaila tersebut sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (19/11/2007) tiba di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta.
Semula mereka berniat menyampaikan langsung unek-unek dalam rapat paripurna yang pagi ini membahas masalah transportasi Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak patah semangat, perwakilan warga Pondok Indah menunggu hingga paripurna berakhir. Rombongan itu akhirnya diterima Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, di ruang kerjanya.
Louis kepada Inggard menyerahkan aspirasi warga yang diwakilinya. Aspirasi itu berwujud bundelan berisi gugatan dan bukti temuan warga Pondok Indah bahwa Pemprov DKI Jakarta melanggar kententuan karena proyek pembangunan jalur busway koridor 8 tidak dilengkapi analisa mengenai dampak lingkungan (amdal).
"Kedatangan kami yang kedua ini juga tagihan agar DPRD serius menanggapi masalah busway," tegas Louis kepada wartawan usai menyampaikan aspirasi.
Selama pertemuan, Inggard tidak terlalu banyak bicara. Kepada perwakilan warga Pondok Indah itu ia menyampaikan, untuk mengatasi kemacetan di Ibukota, pihak DPRD DKI Jakarta telah membentuk Pansus Transportasi.
Bahkan telah pula dirancang pertemuan mediasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan warga Pondok Indah. Saat ini jadwal pertemuan tersebut masih sedang dimatangkan.
"Tinggal tunggu waktu kapan bisanya," ujar Inggard.
(/sss)











































