"Penetapan Capres 2009 akan dilakukan dalam Rapimnas khusus usai pemilu, karena kita akan mengamankan jalannya pemerintahan ini sampai 2009. Kalau ditetapkan sekarang, dikhawatirkan akan mengganggu roda pemerintah," kata Ketua Steering Committee (SC) Syamsul Muarif.
Syamsul menyampaikan sikap Golkar itu dalam jumpa pers di kantor DPP, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SC mengagendakan evaluasi internal, baik terhadap banyaknya kekalahan kader Golkar dalam pilkada atau pun tugas-tugas di kepengurusan. Tidak ada agenda untuk mengevaluasi pemerintah. Kalau nanti berkembang itu terserah peserta di forum," ujarnya.
Pada akhir Rapimnas, DPP juga akan menyatakan sikap politik terkait berbagai hal, seperti UU Parpol dan sikap Golkar terhadap pencapresan dari Partai Golkar untuk Pemilu 2009.
"Penetapan capres akan dilakukan dalam Rapimnas setelah pemilihan legislatif, tapi kita akan menyampaikan pernyataan politik pada penutupan Rapimnas di PRJ," ujarnya.
Sementara Ketua Organizing Committee Airlangga Hartarto mengatakan, Rapimnas kali ini akan diikuti 655 peserta yang terdiri dari 93 pengurus DPP, dan 9 orang dari 33 DPD tingkat I yang terdiri dari 7 pengurus dan 2 dewan penasihat. Jumlah peserta juga ditambah dari perwakilan sayap partai atau pun ormas partai.
"Untuk penutupan diperkirakan akan dihadiri 5.000 orang. Sebab kita juga akan mengundang beberapa perwakilan elit parpol di ASEAN kecuali Myanmar dan parpol Asia, seperti China, Korsel dan Jepang," bebernya.
(umi/sss)











































