Lapak miliknya dan para pedangan lain yang mangkal di sana, siang ini, Senin (19/11/2007) dibongkar paksa petugas Satpol PP DKI Jakarta.
"Saya kecewa sama Foke. Dulu dia bilang tidak ada lagi pembongkaran paksa. Kok sekarang ada, mana janjinya dulu?" gugat Puji sambil mengemasi barang-barang elektronik dagangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum untung, sudah digusur," keluhnya sambil memeluk ember dan panci berisi piring dan gelas yang berhasil ia selamatkan.
Camat Tanah Abang, Idris Priatna, membantah penggusuran PKL kali ini dilakukan secara mendadak. Ia menegaskan telah memenuhi prosedur pemberitahuan sebelumnya kepada para PKL yang berada di wilayah yang akan ditertibkan.
"Kami sudah beritahukan 3x24 jam sebelumnya," ujar Idris yang ditemui detikcom di lokasi penggusuran.
Proses penggusuran yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB itu sendiri relatif lancar. Tidak ada perlawanan balik atau tindak kekerasan dari para PKL terhadap seratusan anggota Satpol PP dan Polres Tanah Abang yang melakukan pembongkaran dengan bantuan sebuah alat berat.
"Kita lanjutkan penertiban ke perempatan Slipi dan Kali Krukut," tambah Idris.
(lh/sss)











































