Demikian diberitakan harian AS, The New York Times seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (19/11/2007).
Media AS tersebut mengutip pejabat-pejabat senior pemerintahan AS yang tidak disebutkan namanya. Dikatakan bahwa pemerintahan Presiden George W. Bush telah mengeluarkan dana hampir US$ 100 juta selama enam tahun terakhir untuk program top secret tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam program itu juga termasuk pelatihan personel Pakistan di AS dan pembangunan pusat pelatihan keamanan nuklir di Pakistan.
Situasi di Pakistan masih tegang dikarenakan Musharraf belum juga mencabut status keadaan darurat. Padahal sejumlah negara termasuk AS terus mendesak Musharraf untuk mencabutnya. Bahkan Wakil Menteri Luar Negeri AS John Negroponte mengingatkan Musharraf, Washington akan meninjau kembali bantuan militernya ke negeri itu jika Musharraf tidak mencabut keadaan darurat. Namun tidak jelas apakah peninjauan ulang itu termasuk program pengamanan nuklir tersebut. (ita/nrl)










































