Dino: Myanmar Tidak Butuh Sanksi, Tetapi Rangkulan

Dino: Myanmar Tidak Butuh Sanksi, Tetapi Rangkulan

- detikNews
Senin, 19 Nov 2007 09:46 WIB
Jakarta - Kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Myanmar tidak mensyaratkan adanya sanksi, karena Myanmar lebih membutuhkan rangkulan.

"Kalau saya lihat, sanksi tidak efektif, bahkan bisa memecah belah negara ASEAN. Jadi Myanmar itu harus dirangkul dan didorong," kata Jubir Kepresidenen Dino Patti Djalal.

Hal ini disampaikan dia sebelum bertolak ke Singapura untuk menghadiri KTT ASEAN di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (19/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan dia, secara retorika Myanmar telah menyatakan akan menegakkan demokrasi. Karena itu ke depannya, negara tersebut harus diberi kesempatan untuk merealisasikan keinginan melakukan demokratisasi.

"Kalau soal demokrasi bukan Myanmar saja yang didorong, tetapi semua," ujarnya.

Menurut jadwal, Presiden SBY akan bertemu empat mata dengan PM Myanmar Jenderal Thein Sein di Singapura pada 22 November 2007.

(aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads