"Kalau saya lihat, sanksi tidak efektif, bahkan bisa memecah belah negara ASEAN. Jadi Myanmar itu harus dirangkul dan didorong," kata Jubir Kepresidenen Dino Patti Djalal.
Hal ini disampaikan dia sebelum bertolak ke Singapura untuk menghadiri KTT ASEAN di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (19/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau soal demokrasi bukan Myanmar saja yang didorong, tetapi semua," ujarnya.
Menurut jadwal, Presiden SBY akan bertemu empat mata dengan PM Myanmar Jenderal Thein Sein di Singapura pada 22 November 2007.
(aan/sss)











































