Bang Napi Licin & Berduit, Bisnis Narkoba di LP Mulus

Bang Napi Licin & Berduit, Bisnis Narkoba di LP Mulus

- detikNews
Minggu, 18 Nov 2007 15:20 WIB
Jakarta - Licin, pintar, dan berduit. Begitulah umumnya para penghuni LP yang terjerat kasus narkoba. Dengan kelebihan yang dimilikinya itu, sebuah bisnis berkembang dari balik terali. Bisnis narkoba."Mereka itu biasanya otak main dan duit banyak, jadi bisa mengatur bisnis itu," ujar kriminolog Adrianus Meliala dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (18/11/2007).Karena licin dan pintar luar biasa, lanjut Adrianus, para napi itu jadi susah dikendalikan. Fungsi inkapasitasi LP bagi para napi narkoba ini menjadi gagal."Inkapasitasi itu adalah fungsi pencabutan seseorang dari akar sosial, sehingga tidak bisa menjalankan kapasitas dia sebelumnya, yakni sebagai pemakai atau pengedar," jelas dia.Selama masih ada permintaan dan penawaran, sambungnya, pasar terjadi. Itulah titik yang membahagiakan bagi para bandar. LP yang semula menjadi momok pun kerap dijadikan tempat yang aman untuk berbisnis narkoba."Orang tidak akan menyangka ada narkoba di penjara. Tempat yang tidak disangka itu yang digunakan (berbisnis) karena dianggap aman, sebab dipercaya tak ada risiko apapun," imbuh Adrianus.Hal ini rupanya tidak hanya terjadi di Indonesia. Di salah satu negara di Amerika Latin, para bos narkoba berkumpul dalam 1 sel dan makan malam bersama. "Seolah-olah penjara milik mereka, dan mereka aman di situ," kata Adrianus. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads