Jalan Bertingkat di Jakarta Butuh Rp 20 Triliun

Jalan Bertingkat di Jakarta Butuh Rp 20 Triliun

- detikNews
Minggu, 18 Nov 2007 14:52 WIB
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus memutar otak untuk mengurai kemacetan lalulintas yang setiap hari terjadi. Setelah busway sebagai jalur khusus bus transJakarta, jalan bertingkat atau jalan susun tol dalam kota pun dilirik. Anggarannya Rp 20 triliun.Wacana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo usai menghadiri halal bihalal Bamus Betawi di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (18/11/2007)."Di antaranya jalan tol dalam kota, itu yang akan kita buat di atas. Itu akan kita lanjutkan, sekarang sudah ada perencanaan awalnya," kata Fauzi.Hitung punya hitung, pembangunan jalan susun tol dalam kota ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 20 triliun. Pembangunan jalan susun tol dalam kota ini nantinya diharapkan bermanfaat untuk membangun jalan susun bukan tol.Fauzi menambahkan, pembangunan jalan susun ini sudah dibicarakan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Hasilnya, Kalla menyambut baik rencana tersebut."Itulah yang saya laporkan dan mendapat sambutan baik dari Pak Wapres. Pak Wapres bilang, kalau daerah tidak mampu membiayai sendiri, dia akan membantu mencari financing. Alhamdulillah," ucap Fauzi.Menurut Fauzi, jalan susun ini dibangun karena pengembangan jaring jalan di DKI secara horisontal tidak mungkin. Perluasan jaring jalan hanya bisa dilakukan ke atas atau ke bawah."Itu adalah alternatif. Jadi di tahun mendatang kita akan melihat Jakarta punya jalan susun, seperti di Tokyo, Jepang yang ada 5 susun," ungkap pria yang akrab disapa Foke ini.Meski demikian, Fauzi mengaku belum memiliki target kapan jalan susun ini akan dibangun. Yang jelas, sambung Fauzi, jalan susun ini dibangun jika memang sudah dibutuhkan."Membangun sesuatu harus sesuai kebutuhan. Jika tidak, itu mubazir. Saya tidak akan membangun sesuatu yang mubazir. Tapi jika belum dibutuhkan, kita juga tidak akan terburu-buru," kilah Fauzi. (djo/sss)


Berita Terkait