Pengerukan Kali di Jakarta, Dana Besar Jadi Tantangan

Pengerukan Kali di Jakarta, Dana Besar Jadi Tantangan

- detikNews
Minggu, 18 Nov 2007 12:46 WIB
Jakarta - Untuk mengantisipasi banjir yang sudah jadi langganan DKI Jakarta, sejumlah kali harus dikeruk. Untuk mengeruk seluruh kali, tentunya butuh dana yang tidak sedikit.

"Kewenangannya masing-masing, ada yang pusat dan daerah. Dana yang dibutuhkan untuk mengeruk seluruh kali di Jakarta sesuai standar itu besar sekali," ujar Gubernur DKI Fauzi Bowo.

Hal itu disampaikan dia saat tanya jawab dengan warga di depan Kantor Kelurahan Pisangan Timur, Jl H Mugeni, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (18/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan dia, pengerukan dilakukan di tempat-tempat tertentu yang dinilai paling krusial. Dengan dikeruknya kali-kali tersebut, maka memungkinkan aliran air ke laut menjadi lebih cepat, sehingga tidak menimbulkan genangan.

Berapa dananya? "Yang kita lakukan sekarang ini Rp 272 miliar untuk 3 bulan terakhir tahun 2007. Anggaran tahun 2007 dalam pelaksanaan sekarang ya Rp 272 miliar," imbuh pria berkumis ini.

Sedangkan pembiayaan dari pemerintah pusat, Foke mengaku kurang tahu. "Yang jelas, saluran-saluran pusat itu bagian tanggung jawab pusat, seperti Banjir Kanal Barat itu dari pusat," sambungnya.

Salah satu kali yang telah dikeruk adalah Kali Kruput. Namun tidak seluruh Kali Kruput bisa dikeruk. "Tapi di tempat-tempat tertentu itu, kita lakukan karena itu vital, untuk kelancaran saluran air ke laut," tandas Foke.Β 
(nvt/sss)


Berita Terkait