Maesyaroh adalah mahasiswi jurusan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka. Wanita berjilbab ini mengerjakan skripsi berjudul "Teaching Vocabulary Through Picture and Translation, and Experimental Research on the Fourth Grade Students of SDN Kedoya Selatan 01 Pagi, Kebon Jeruk, West Jakarta, in the 2006-2007 Academic Year".
Dalam bahasa Inggris, Maesyaroh menggarap skripsinya sejak Mei 2006 dan baru maju sidang pada Maret 2007. Saat membuat skripsi, Maesyaroh tidak tahu karya tulis yang dibuatnya akan diajukan masuk rekor MURI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu saat mengerjakan. Baru tahu sebulan kemarin," kata Maesyaroh ditemui di Universitas Prof Dr Hamka, Jl Tanah Merdeka, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (18/11/2007).
Rektorat Uhamka memperbesar skripsi Maesyaroh 7 kali lipat besar aslinya yang berukuran kertas A4. Setiap kertas dilaminating. Sementara kulit skripsi terbuat dari melamin. Dengan jumlah 108 halaman, pembesaran skripsi tersebut memakan biaya Rp 70 juta.
Rencananya, skripsi terbesar ini akan diresmikan oleh Jaya Suprana Minggu ini sebagai skripsi terbesar versi MURI.
(ana/sss)











































