"Pada 1970-an, di Tokyo kondisinya sama seperti Jakarta. Sekarang Tokyo punya jalan yang bersusun 5, jadi Jakarta memang harus siap," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Hal itu disampaikan dia saat tanya jawab dengan warga di depan Kantor Kelurahan Pisangan Timur, Jl H Mugeni, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (18/11/2007).
Dibeberkan pria yang akrab disapa Foke ini, dia telah melapor kepada Wapres JK, pertumbuhan kendaraan di Ibukota mencapai 9,5 persen setahun. Padahal kemampuan mengembangkan jaring jalan hanya 0,01 persen.
"Jadi horisontal. Jadi kan harus ada cara lain mengatasi ini, bagaimana caranya kita menambah jaring jalan dengan ke atas dan ke bawah tanah. Ini kan perlu dana. Dana dari mana," cetus pria berkumis ini.
Dia akan sangat berterimakasih jika pemerintah pusat membantu pembangunan jalan di atas tanah dan di bawah tanah, serta membangun fly over atau under pass.
"Memang untuk jangka panjang, kita bangun tol jalan kota yang integrated. Bagian dari hasil pengoperasian jalan tol dalam kota ini akan dibangun jalan layang non-tol. Ini bukan baru, di mana-mana terjadi," sambung Foke.
(nvt/sss)











































