Presiden Hugo Chavez Langgar Hukum Islam di Arab Saudi
Minggu, 18 Nov 2007 06:16 WIB
Jakarta - Presiden Venezuela Hugo Chavez memang penuh kontroversi. Saat berpidato dalam pembukaan Konferensi OPEC di Riyadh, Arab Saudi, dia melanggar hukum Islam.Dalam berita yang dilansir AFP, Minggu (18/11/2007), Chavez membuat tanda salib di dadanya sebelum memulai pidato pembukaan Konferensi OPEC.Tindakan ini tergolong haram dilakukan di Arab Saudi yang memberlakukan hukum Islam. Chavez yang beragama Katolik melakukan ini di hadapan Raja Arab Saudi, Abdullah, dan pemimpin negara anggota OPEC lainnya.Di Arab Saudi, melakukan kegiatan keagamaan selain Islam di tempat umum tergolong pelanggaran hukum. Tidak hanya itu, mempertunjukkan simbol-simbol agama selain Islam juga dilarang.Negara ultra-konservatif ini memberlakukan peraturan-peraturan dari Islam Sunni yang juga kerap disebut Wahabi. Bahkan sebelum pembukaan pidato konferensi OPEC, panitia mendahuluinya dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran.Sayangnya, tidak dijelaskan bagaimana reaksi Raja Abdullah melihat aksi Chavez. Dan tidak disebutkan apakah Chavez melakukan hal itu dengan sengaja atau tidak.
(gah/gah)











































