Yang Dipertuan Agung Malaysia Kecewa Diklaim Dukung Demo
Sabtu, 17 Nov 2007 17:38 WIB
Jakarta -
Yang Dipertuan Agung Tuanku Mizan Zainal Abidin menyesalkan adanya klaim yang menyatakan dia dan Istana Negara menyetujui dan mendukung demonstrasi besar-besaran di Kuala Lumpur hari Sabtu 10 November lalu.Tuanku Mizan juga menyesalkan aksi yang diorganisasi oleh Koliasi untuk Pemilu Bersih dan Adil (Bersih) dan didukung oleh partai-partai oposisi itu. Demikian dilansir The Star, Sabtu (17/11/2007).Dalam statemen yang dirilis Jumat kemarin, Tuanku Mizan menyatakan, sebagai kepala negara, dia bertanggung jawab memastikan bahwa hukum yang berjalan di negara itu dihormati dan melekat pada semua warga negara. Dia berharap semua orang berlaku di koridor hukum dan tidak terlibat dalam kegiatan ilegal. "Setiap warga Malaysia bertanggung jawab menjaga tatanan publik untuk kedamaian dan stabilitas," ujar Tuanku Mizan.Tuanku Mizan menekankan bahwa dia dan Istana Negara tidak punya waktu untuk menyetujui atau memberi dukungan - secara langsung atau tidak langsung - pada pihak-pihak yang mengorganisai atau terlibat dalam perkumpulan ilegal atau kegiatan lain yang berlawanan dengan hukum.Pada Sabtu 10 November, Bersih yang terdiri dari sejumlah LSM dan partai-partai oposisi, melakukan aksi demonstrasi menuntut reformasi Pemilu. Aksi ini terbesar dalam 10 tahun terakhir. Polisi Malaysia membubarkan pendemo dengan gas air mata. Ratusan orang sempat ditahan untuk diperiksa.Hari Senin, Sekjen Partai Islam se-Malaysia (PAS), Datuk Kamaruddin Jaffar menyatakan kehadiran Bersih di Istana Negara unuk menyerahkan memorandum kepada perwakilan Tuanku Mizan. Salah satu isi memorandum itu mendesak pemerintah membatasi masa jabatan perdana menteri maksimal dua masa jabatan.
(nrl/anw)










































