Sejak pukul 08.00 WIB, Sabtu (17/11/2007), warga yang ingin melihat langsung aksi blokir kapal MT Westama yang mengangkut 3.000 ton CPO oleh kapal Rainbow Warrior mulai berdatangan. Selain warga, puluhan petugas keamanan dari kepolisian dan TNI AD tampak berada di pelabuhan.
Petugas yang tidak bisa berbuat apa-apa tersebut akhirnya ikut menonton bersama warga. "Aparat cuma nonton saja bersama warga," kata Ikhsan, seorang warga Dumai yang berada di lokasi kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan spanduk lainnya yang berukuran 10x3 meter bertuliskan "Palm oil kill forest and climate" dibentangkan diantara dua tiang kapal.
Hingga pukul 09.30 WIB, negosiasi antara perwakilan Greenpeace dan pihak pelabuhan masih terus berlangsung.
(bal/bal)










































