Anak Indonesia Lebih Suka Video Game Daripada Buku
Jumat, 16 Nov 2007 22:23 WIB
Jakarta - Membaca ibarat melongok jendela dunia. Namun kini, buku berhadapan dengan video game merebut perhatian massa, terutama anak-anak.Padahal anak-anak nantinya akan menjadi bagian agen perubahan. Hal itu tentunya menjadi tantangan dalam mewujudkan manusia berkualitas."Anak-anak juga berperan nantinya sebagai change maker. Tapi masalahnya ada banyak anak yang lebih memilih video game daripada buku," ujar pakar marketing Rhenald Kasali.Hal itu disampaikan dia dalam acara eksekutif forum pembangunan manusia Indonesia di Hotel Melia, Kuningan, Jakarta, Jumat (16/11/2007).Selain video game, anak-anak juga lebih tertarik pada VCD ataupun DVD ketimbang buku. "Ini perlu diperhatikan," cetus Rhenald.Hal itu diperparah dengan banyaknya siaran televisi yang tidak mendidik. Bila dibiarkan begitu saja tentunya agen perubahan yang gemar membaca akan punah, dan semakin larut dalam hedonisme.
(nvt/bal)











































