Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diduga melakukan pelecehan seksual kepada pelanggan jasa titipnya atau jastip hingga digeruduk massa. Pihak kampus menyebut saat ini tercatat ada tiga orang yang teridentifikasi sebagai korban pelaku.
"Satgas PPK Unnes telah menangani SOP dan peraturan yang ada. Tahap awal dalam merespons laporan adalah menggali informasi dari pelapor," kata Kasi Humas Unnes, Surahmat, dilansir detikJateng, Kamis (18/6/2026).
Surahmat mengatakan kasus ini telah ditangani oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) pada Rabu (17/6). Satgas PPK langsung memanggil pelapor pada hari yang sama pukul 16.30 WIB untuk mengumpulkan keterangan dan bukti awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam proses pemeriksaan tersebut, Satgas mengidentifikasi adanya tiga korban kekerasan seksual," ujarnya.
Menurut Surahmat, saat proses pendalaman berlangsung, muncul unggahan dari akun anonim di media sosial X yang menuntut terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban. Pelaku juga sempat digeruduk massa pada dini hari tadi hingga diamankan ke Polrestabes Kota Semarang.
Dia menjelaskan, status terduga pelaku sebagai mahasiswa Unnes saat ini belum ditangguhkan. Pihak kampus masih melakukan pendalaman sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya kepada pelaku.
Baca selengkapnya di sini.










































