'Kolektor' Kartu Kredit Diringkus

'Kolektor' Kartu Kredit Diringkus

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 17:32 WIB
Jakarta - Penggila kartu kredit tampaknya mesti berkaca pada kisah Indra (30) dan Hendri (38). Dua rekan karib warga Mangga Besar, Jakpus, ini terpaksa berurusan dengan polisi gara-gara banyaknya kartu kredit yang dimiliki.

Sebab, 3 dari 8 kartu yang dipunyai ternyata "asli tapi palsu" alias aspal. Malunya lagi, ketiga kartu aspal bermerek Bank Mandiri, Master Card dan Standard Chartered, baru diketahui ketika tengah bertransaksi di Carrefour Kelapa Gaging.

"Habis buat beli HP Nokia N76. Padahal transaksi lancar. Tapi katanya kok palsu," sesal Indra saat digelandang di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (16/11/2007).

Awalnya, kasir curiga karena nama yang tercantum di kartu kredit tidak sesuai dengan nama KTP. Lantas Sri Lestari -- nama kasir tersebut -- mengecek ke petugas Bank Mandiri. Usai dicek, ternyata kartu kredit itu memang aspal.

"Saya dibawa ke pos satpam. Malu juga. Padahal saya hanya dikasih sama temen. Temen saya sales kartu kredit," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan polisi, dipastikan 3 dari 8 kartu kredit keduanya aspal. Namun polisi tetap akan memproses kasus kartu kredit tersebut. Keduanya dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan.

"Kedua orang ini masih terus kami proses. Soalnya kami masih menerima laporan pemalsuan kartu kredit. Akan kami kembangkan ke jaringan yang lebih besar," tegas Kapolres Jakarta Utara Kombes Musyafak saat dikonfirmasi.
(Ari/nrl)


Berita Terkait