DPR Tenderkan 20 Server Rp 1,3 M

DPR Tenderkan 20 Server Rp 1,3 M

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 17:12 WIB
Jakarta - Pusat pengembangan informasi DPR saat ini baru memiliki 15 server, sehingga sering kewalahan melayani kebutuhan masyarakat dan internal DPR. Nah, sekarang Setjen DPR menganggarkan pengadaan 20 server lagi yang masing-masing berkekuatan 1 gigabyte.

"Kita sudah anggarkan Rp 1,376 miliar untuk 20 unit server," ungkap Sekjen DPR Faisal Djamal dalam jumpa pers di ruang kerjanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2007).

Pengadaan server ini sudah masuk tahap pelelangan. "Pelelangan pertama tidak ada yang memenuhi syarat administrasi dan kelengkapan sehingga dilakukan pelelangan ulang," kata Faisal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faisal membantah pengadaan server ini adalah proyek 'cuci gudang'. Selain sudah lama direncanakan, proyek ini pun mungkin tak terealisasi tahun ini.

"Jadi bukan kita tergesa-gesa pada akhir tahun," pungkas Faisal.Pengganti Proyek LaptopProyek server ini diakui Faisal pengganti proyek laptop senilai lebih Rp 20 miliar beberapa bulan lalu.

"Pertemuan pimpinan fraksi, pengadaan laptop bagi anggota dewan ditiadakan dan fraksi meminta sekjen untuk berpikir bagaimana meningkatkan kinerja dewan," kata Faisal

Oleh Sekretariat Jenderal DPR, permintaan itu diterjemahkan dengan meningkatkan kinerja pusat pengembangan informasi DPR. Salah satunya adalah menambah server untuk melayani kebutuhan internet dan intranet DPR.

"Sehingga lebih fokus untuk kepentingan dewan. Kalau laptop kan lebih ke pribadi anggota dewan," kata Faisal.

Peningkatan pelayanan informasi ini menjawab keluhan internal yang sulit untuk mengakses informasi. Sementara, menurut Sekjen, negara luar gampang memperolehnya.

"Selama ini kita sudah memberikan data ke 63 negara," imbuhnya.

Jadi, dengan peningkatan server, nanti setiap kelengkapan dewan akan memiliki akses langsung ke pusat informasi. Sebaliknya, setiap kelengkapan dewan pun akan bisa memberikan input langsung ke pusat informasi.

"Kami juga punya tenaga ahli yang khusus untuk IT," pungkas Faisal. (aba/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads