Menteri Kebudayaan Fadli Zon buka-bukaan soal program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Ia mengatakan program tersebut awalnya dimaksudkan untuk pelayanan.
Wakil Ketua Umum Gerindra ini awalnya menyampaikan program MBG sebetulnya sudah dipikirkan Presiden Prabowo Subianto sejak 2004. Dia menyebut program ini sebetulnya bagus.
"Soal MBG ya saya kira prinsipnya kan MBG ini program yang sangat bagus dan sudah, bahkan Pak Prabowo itu dulu mengatakan ya harusnya di 2004, saya ingat sekali beliau sebagai Ketua Umum HKTI, susu ya, 'Revolusi Putih' seperti yang dilakukan di India penting sekali, nah termasuk Makan Bergizi Gratis ini," kata Fadli Zon saat berbincang dengan wartawan di kantor Kemenbud, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli mengatakan program MBG awalnya dimaksudkan untuk pelayanan kepada masyarakat. Dia menyebut saat itu sulit menggerakkan MBG.
"Sebenarnya program ini kan program layanan, program layanan kepada publik makan bergizi gratis ini. Di awalnya kan malah tidak ada yang mau ikut awalnya, susah sekali malah menggerakkan," ucap dia.
Dia mengatakan orang-orang mulai tertarik terlibat ketika skema pembiayaannya mulai dijelaskan. Namun, kata dia, mulai banyak orang-orang yang ikut untuk sekadar mencari keuntungan.
"Tapi begitu kemudian skemanya berjalan, orang berlomba-lomba. Di situlah pikiran orang itu bukan lagi melayani, tapi bagaimana mencari keuntungan, mencari uang gitu. Nah, padahal maksud dari program ini adalah program layanan, ada keuntungannya pasti tapi keuntungannya sudah dibatasi, nggak boleh lebih, kira-kira gitu," ujar dia.
Dia lalu menyinggung kasus korupsi yang menjerat pimpinan BGN. Dia mengatakan kesempatan menciptakan adanya maling.
"Tapi yang salah itu kan korupsinya. Yang salah itu kalau dia dikorupsi. Nah mungkin dengan berbagai kejadian yang ada ini saya kira perlu ada introspeksi dan saya kira pimpinan MBG yang baru kan sudah melakukan introspeksi terhadap apa yang terjadi. Karena ya saya kira ada pepatah yang mengatakan 'opportunity makes a thief' gitu ya, kesempatan itu membuat orang bisa menjadi pencuri gitu karena memang sebagai satu hal yang baru gitu ya," jelas dia.
Dia juga membantah ketika MBG dilakukan untuk kepentingan elektoral. Menurutnya, semua partai dan nonpartai terlibat program ini.
"Nah dengan Makan Bergizi Gratis ini ya masyarakat kalau ada yang bilang ini persoalan elektoral, elektoral di mana? Ada yang mengatakan itu dari mana itu ya ICW atau apa gitu ini persoalan elektoral. Oh yang ikut aja semua orang bisa siapa saja misal ada dari partai politik misal ada dari nonpartai politik bisa saja," tutur dia.
Simak Video 'Mendes Yandri: Hampir 1 Juta Perangkat Desa Sebut Dukung Penuh MBG hingga KMP':
(maa/knv)










































