Kawat Berduri & 1.500 Polisi Jaga Pleno Penetapan Pilkada Malut

Kawat Berduri & 1.500 Polisi Jaga Pleno Penetapan Pilkada Malut

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 13:55 WIB
Kawat Berduri & 1.500 Polisi Jaga Pleno Penetapan Pilkada Malut
Ternate - Situasi di KPUD Maluku Utara (Malut) tegang. Pasca bentrokan antara pendukung 2 cagub Malut Kamis 15 November 2007, aparat tak mau kecolongan. Sekitar 1.500 polisi berjaga dalam proses penetapan Pilkada Malut. Pagar kawat berduri pun dipasang mengitari gedung.Pantauan detikcom di KPUD Malut, Jl Mononutu, Ternate, Malut, Jumat (16/11/2007), aparat disebar hingga radius 100 meter dari kantor KPUD, dengan 4 lapis pengamanan.Jalan masuk yang menuju KPUD ditutup semua. KPUD dilingkari pagar kawat berduri. Dalam radius 100 meter, selain ribuan aparat, juga tampak siaga 2 mobil gegana, 2 water canon, 4 unit mobil pemadam kebakaran yang disebar di sebelah utara maupun selatan KPUD.Rapt pleno penetapan hasil KPUD Malut yang sedianya dijadwalkan pukul 14.00 WIT diundur pukul 15.00 WIT. Mundurnya jadwal ini lantaran menunggu Ketua KPUD Rahmi Husen yang belum datang karena diamankan aparat keamanan.Rahmi saat dihubungi wartawan tidak mengatakan di mana posisinya. Rahmi juga tidak membolehkan wartawan untuk masuk ke kantor KPUD."Untuk menjaga karena kantor KPUD sendiri ruangannya tidak memungkinkan untuk banyak wartawan. Jadi minta maaf, untuk menjaga kondisi keamanan, wartawan tidak boleh masuk," ujar Rahmi.Ketika ditanya di mana posisi Rahmi berada, ponsel Rahmi langsung dimatikan.Sementara ribuan pendukung pasangan kedua cagub ramai-ramai mendatangi kantor KPUD sejak pukul 14.30 WIT. Pendukung pasangan cagub Thaib Armiyn-Gani Kasuba berada di sebelah selatan KPUD. Sedangkan pasangan cagub Abdul Gafur-Abdurrahim Fabanyo berada di sebelah utara KPUD. Kedua massa berada dalam radius 100 meter dari KPUD. (nwk/sss)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait