Dua korban akan dioperasi hari ini, Jumat (16/11/2007), dan sisanya menyusul kemudian. Saat ini, mereka ditempatkan di Ruang Usman, Hasan, dan Sofa RS Roemani Semarang.
"Berdasarkan pemeriksaan medis, sebagian besar korban mengalami patah tulang belakang. Mereka harus dioperasi," kata Staf Humas RS Roemani, Yuni Lestari ketika ditemui di kantornya, Jalan Singosari Raya, Jumat (16/11/2007)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 13 orang yang dibawa ke IGD, hanya hanya tiga orang yang diperbolehkan pulang, karena kondisinya tidak cukup parah. Sisannya harus menjalani rawat inap.
"Ada beberapa yang hidungnya luka. Kami masih memeriksanya untuk memastikan tindakan apa yang akan diambil," jelasnya.
Untuk menangani korban, RS Roemani mengerahkan empat dokter yakni, ahli syaraf Zainal Muttaqin, ahli THT Joko Prasetyo, ahli bedah Abdul Roqub, dan ahli tulang Abdul Wahab.
Yuni mengaku tak bisa menjelaskan apakah luka para korban akan bisa sembuh total atau cacat. Juga soal, berapa lama korban harus menjalani perawatan di RS. "Tergantung kondisi pasien," jawabnya diplomatis. (try/nrl)











































