Atas tiga dakwaan pembunuhan tersebut, Robert Farquharson, pria asal Victoria, Australia dijatuhi tiga hukuman penjara seumur hidup.
Pria berusia 38 tahun itu terbukti dengan sengaja menyetir mobil yang dinaiki ketiga anak laki-lakinya ke sebuah bendungan dan membiarkan mereka tenggelam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim Philip Cummins mengatakan, Farquharson telah bertindak tanpa emosi dalam membunuh ketiga anaknya. Perbuatan keji itu dilakukannya untuk membalas dendam pada istrinya, Cindy Gambino yang telah meninggalkannya. Terdakwa ingin agar mantan istrinya menderita seumur hidup.
"Dalam kondisi apapun, tidak selayaknya menjatuhkan hukuman ringan," kata hakim.
Farquharson kecewa karena dari perceraian mereka, Cindy membawa pergi mobil mereka. Cindy juga telah tinggal serumah dengan pria lain sementara ketiga anak mereka tinggal bersama terdakwa.
Di pengadilan terungkap bahwa Farquharson mengalami depresi akibat perceraian tersebut. Dia telah mengikuti sejumlah konseling untuk mengatasi depresi tersebut. Farquharson juga merasa kesulitan menghadapi ketiga putranya. (ita/nrl)











































