Plane Tower Jatuh, Pengelola Wonderia Hanya Diperingatkan
Jumat, 16 Nov 2007 10:18 WIB
Semarang - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Semarang tidak setuju pusat hiburan Wonderia ditutup setelah jatuhnya permainan plane tower. Mereka hanya memperingatkan pihak pengelola."Sejauh ini, kita mengusulkan ke walikota, pengelola diperingatkan saja. Tak perlu ada penutupan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang, Sapwono kepada detikcom melalui ponsel, Jumat (16/11/2007).Sapwono menambahkan, sampai saat ini, pihaknya menunggu penyelidikan kepolisian. Setelah itu, pihaknya akan merekomendasikan langkah-langkah yang perlu diambil pemkot terhadap wahana hiburan yang bersebelahan dengan Taman Budaya Raden Saleh itu.Minggu depan, Dinas Pariwisata, kepolisian, dan pengelola Wonderia bertemu untuk mengklarifikasi kejadian yang mengakibatkan mahasiswa IKIP Veteran terpaksa harus menjalani opname di RS Roemani itu."Sekarang ini, tanpa harus ditutup, Wonderia sudah seperti tutup. Masyarakat kan sudah pasti trauma dengan kejadian kemarin dan tahun lalu," katanya.Sapwono menjelaskan, pihaknya meminta pengelola tidak mengoperasikan plane tower. Selain karena masih diselidik, khusus untuk permainan jenis itu dinilai rawan kecelakaan karena sudah dua kali menyebabkan pengunjung jadi korban.Wahana hiburan Wonderia yang dibangun dengan nilai proyek sebesar Rp 30 miliar itu mulai beroperasi pada Juni 2004. PT Smart mendapat kesempatan mengelola selama 25 tahun. Tiap tahun, PT Smart membayar royalti ke pemkot yang berkisar Rp 250 juta hingga Rp 600-an juta.
(try/djo)











































