Indonesia, Macan Asia Berikutnya

Indonesia, Macan Asia Berikutnya

- detikNews
Jumat, 16 Nov 2007 09:13 WIB
New Delhi - Implementasi dari program New Asia-African Strategic Partnership (NAASP) yang diluncurkan pada 2005 semakin membuahkan hasil. Program tersebut mampu memperkuat wacana pentingnya strategi kerjasama negara-negara Asia dan Afrika, khususnya antara Indonesia dan India.Sebuah diskusi panel bertemakan Indonesia Today yang diselenggarakan Departemen Luar Negeri dan Departemen Kebudayaan dan Pariwasata, serta KBRI New Delhi digelar di New Delhi, India, Kamis (15/11/2007).Salah seorang pembicara dari Unpad, Bandung, Teuku Rezasyah menawarkan empat konsep untuk membangun kerjasama antara negara-negara Asia dan Afrika. "Pertama, membangun media yang kredibel untuk memperkuat komunikasi dan informasi negara-negara Asia-Afrika; Kedua, menjalin kerjasama dan membentuk sister cities di negara Asia-Afrika yang selama ini hanya terfokus di kawasan Barat. Ketiga, mengadakan kerjasama gabungan di berbagai bidang akademik, dan Keempat, memasukan kurikulum mengenai Asia-Afrika sejak tingkat pendidikan dasar," ujar Rezasyah sebagaimana penjelasan tertulis Pan Mohamad Faiz, Ketua Umum PPI-India, kepada detikcom, Jumat (16/11/2007).India bersama dengan Cina diakui telah menjadi kekuatan baru di kawasan Asia, namun demikian Indonesia tidak dapat dilupakan begitu saja. Menurut kacamata Prof Baladas Ghoshal dari Universitas Jamia Milia, apabila Indonesia bisa terus mengawal proses demokrasisasi, menempatkan kekuatan militer pada posisinya, serta tidak menjadikan Islam sebagai bagian yang inklusif, niscaya Indonesia dapat menjadi the next super power country dari Asia. "Indonesia dan India bisa saling belajar satu sama lainnya, sebab begitu banyak persamaan di antara kita, mulai dari latar belakang kebudayaan hingga kondisi politik dalam negeri," jelas Baladas.Kritisasi terhadap posisi Indonesia di percaturan global datang dari Dr Manmohini Kaul selaku pengamat kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, dengan kekuatan yang ada saat ini Indonesia seyogyanya dapat memimpin perkembangan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Namun kini, posisinya mulai tergeserkan oleh Malaysia, Singapura, bahkan Vietnam sekalipun. Kerjasama pertahanan yang telah ditandatangani Cina dengan Indonesia, juga menjadi sorotan baik dari para pembicara maupun para peserta. Penandatanganan tersebut merupakan kali pertamanya dilakukan Cina terhadap negara di Asia. (anw/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads