Greenpeace Blokir Kapal Tanker Pengangkut Sawit di Riau
Jumat, 16 Nov 2007 00:49 WIB
Jakarta -
Kapal tanker MT Westama yang tengah memuat lebih dari 30.000 ton kelapa sawit diblokir kapal Rainbow Warrior ketika akan meninggalkan Pelabuhan Dumai, Riau. Dengan spanduk bertuliskan 'Palm Oil Kill Forests and Climate' menghalangi MT Westama sebagai upaya untuk menghentikan ekspor kelapa sawit.Pengiriman kelapa sawit oleh MT Westama berasal dari PT Permata Hijau Sawit, salah satu pengekspor besar kelapa sawit di Indonesia, yang jumlah ekspornya mencapai 15 persen dari seluruh ekspor pada semester pertama tahun 2007."Kami bertindak untuk menunjukkan dampak buruk dari industri kelapa sawit terhadap lahan gambut dan hutan di Indonesia dan iklim global," ujar juru kampanye kehutanan Greenpeace International, Sue Connor dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (15/11/2007).Perluasan perkebunan kelapa sawit ke hutan dan lahan gambut merupakan ancaman serius bagi Indonesia dan dunia. Pengembangan kelapa sawit ini merupakan bom waktu yang kapan pun bisa meledak dan mengancam iklim dunia."Permintaan global terhadap kelapa sawit menyebabkan deforestasi dan perubahan iklim. Ini bisa menyebabkan indonesia menjadi negara penyumbang emisi karbon ketiga terbesar di dunia," kata Connor.Dalam perundingan iklim di Bali Desember nanti, lanjut Connor, Greenpeace akan menyerukan agar terjadi kesepakatan untuk merundingkan mekanisme baru pembiayaan guna mengurangi deforestasi dengan tajam.
(anw/ary)










































