Din: Islam dan Barat Harus Akhiri Ketegangan

Din: Islam dan Barat Harus Akhiri Ketegangan

- detikNews
Kamis, 15 Nov 2007 19:45 WIB
Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kembali berbicara di Vatikan. Din menegaskan sudah saatnya antara Islam dan Barat menghentikan ketegangan, karena akan merugikan kedua pihak. "Sebaiknya Islam dan Barat bekerja sama untuk membangun peradaban dunia yang damai, adil dan beradab," kata Din saat berceramah pada seminar di Vatikan yang diselenggarakan KBRI Vatikan dan Takhta Suci, Kamis (15/11/2007).Dalam ceramahnya yang berjudul 'Peran Agama dalam Mengembangkan Pengertian Antar Bangsa untuk Perdamaian yang Berkelanjutan', Din Syamsuddin menyatakan, meski tesis Huntington tentang benturan antar peradaban ditolak, namun harus diakui adanya ketegangan antara Dunia Barat dan Dunia Islam. Ketegangan ini terjadi akibat aksi teror dan perang melawan teror yang dilancarkan AS dan sekutu-sekutuya serta pendudukan Irak oleh Pasukan AS dan sekutu-sekutunya dan Afghanistan oleh NATO. Hal tersebut melukai perasaan umat Islam dan mendorong terjadinya radikalisasi di dunia Islam.Din Syamsuddin meminta kepada Dunia Barat untuk tidak memandang Islam sebagai musuh dan ancaman, tapi lebih baik sebagai kawan dan mitra strategis. Kedua dunia, lanjut Din, memiliki kekuatan yang besar yang jika dipadukan akan menjadi kekuatan dunia yang dahsyat. Untuk itu perlu ada kesadaran bersama dan koalisi orang-orang bijak untuk mendorong cita-cita mulia ini menjadi kenyataan.Pada bagian lain ceramahnya Din Syamsuddin mengatakan bahwa dunia perlu terbuka kepada sejarah dan melihatnya sebagai pelajaran berharga untuk masa depan. Interaksi historis Islam-Kristen memang penuh luka, baik dari Perang Salib maupun masa kolonial, tapi luka sejarah tidak harus dilestarikan."Sejarah masa lampau dapat dijadikan pelajaran untuk kembali ke masa depan (come back to the future). Adalah tanggung jawab bersama umat beragama, khususnya umat Islam dan umat Kristiani, untuk membangun masa depan peradaban dunia yang lebih baik," kata Din. (asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads