SBY Jadi Host Dadakan dan Guyon Kambing

SBY Jadi Host Dadakan dan Guyon Kambing

- detikNews
Kamis, 15 Nov 2007 18:12 WIB
Jakarta - Setiap kali berkumpul dengan petani dan nelayan, pembawaan Presiden SBY selalu menjadi lebih riang dan santai. Lelucon, pantun dan gurauan tidak absen dari pidato resminya yang sebenarnya materinya serius. Ini juga terjadi dalam penyerahkan Penghargaan Ketahanan Pangan Nasional 2007, sore ini di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Kamis (15/11/2007). Presiden SBY malah menjadi host bagi para teladan untuk berpidato di mimbar Kepresidenan. "Banyak yang telah dilakukan saudara-sadara kita yang ada di ruangan ini sehingga menjadi teladan dalam menyelamatkan dan mempertahankan ketahanan pangan. Mereka berprestasi pantas berbicara di mimbar yang mulia ini," ujar SBY mengawali aksinya sebagai host dadakan. Berdasar buku profil para penerima penghargaan, selanjutanya secara acak ia pun memanggil beberapa orang penerima penghargaan. Giliran pertama, ia berikan pada Pendeta Saul Elopere S.Th. wakil dari Kelompok Koperasi Masyarakat Petani Kopi, Papua. Tentu saja pemilik penggilingan kopi di pedalaman Wamena itu terkejut. Namun dengan penuh peracaya diri, ia pun bangkit dari kursinya menuju mimbar berlogo Garuda Pancasila warna emas yang bahkan posisi mikenya diatur langsung oleh Presiden SBY. Tapi tidak demikian dengan Fattahuddin. Mungkin karena kaget dan gugup petani markisa dari Desa Keke, Gowa, Sulawesi Selatan, itu terbata-bata saat berada di mimbar. Ia bahkan meminta maaf karena kebetulan saat ini kebunnya gagal panen. "Saya cari lagi. Saya periksa dulu. Siap-siap yang peternak ya," ujar SBY setelah Fattahuddin turun mimbar. Giliran berikutnya adalah Suparmo, wakil dari kelompok ternak kambing asal desa Gumelar, Banyumas, Jawa Tengah. Mendengar pengalaman peternak itu mengelola peternakannya, SBY jadi teringat sebuah lelucon mengenai kambing yang langsung ia sampaikan dan disambut gelak tawa hadirin. Kesempatan bertemu langsung dengan Kelapa Negara bahkan dipersilakan berbicara di mimbar Kepresidenan, tentu tidak disia-siakan oleh petani dan peternak. Mereka sekaligus memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan kesulitan mendapatkan akses kredit sampai peralatan modern. "Daun salam, bunga kecipir. Sambil menyelam, minum air," komentar SBY sambil senyum. (lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads