Nenek Tewas Saat Antre Pesawat
Kamis, 15 Nov 2007 12:50 WIB
Brisbane - Kehebohan melanda para penumpang pesawat yang sedang antre untuk check-in. Di tengah antrian panjang, seorang nenek mendadak roboh. Wanita tua itu meninggal saat sedang mengantre. Duh!Kejadian ini terjadi di Bandar Udara Brisbane, Australia seperti diberitakan harian lokal, Sydney Morning Herald, Kamis (15/11/2007).Nenek berusia 80 tahun itu diyakini mengalami serangan jantung saat sedang mengantri untuk check-in pesawat Qantas. Dua dokter yang ada di terminal bandara sempat memberikan pertolongan medis sampai tim paramedis tiba 15 menit kemudian. Namun mereka tidak dapat menyelamatkan nyawa perempuan yang tidak disebutkan namanya itu.Julie Bignell dari badan Australian Services Union mengatakan, ketika staf Qantas mendengar insiden robohnya wanita tua tersebut, dua orang staf langsung bergerak untuk menolong. Namun mereka langsung dihujani teriakan kesal dari para pengantri. Sebabnya, staf Qantas tersebut menutup counter check-in untuk menolong sang nenek. Para pengantre kesal karena antrian panjang, sedangkan counter check-in yang buka sedikit."Hanya ada separuh tempat check-in yang beroperasi pagi itu karena enam staf sakit. Terminal dipenuhi sekitar 1.000 orang dan tak ada yang bisa bergerak," kata Bignell.Diakui Bignell, antrean panjang itu disebabkan kurangnya staf Qantas. "Terminal Qantas di Bandara Brisbane sangat kekurangan staf. Kami sudah berusaha selama 2 tahun untuk meningkatkan jumlah staf, namun ini masih kurang," tandas Bignell.
(ita/nrl)











































