Musharraf Akan Berhenti dari Militer Akhir November

Musharraf Akan Berhenti dari Militer Akhir November

- detikNews
Kamis, 15 Nov 2007 10:58 WIB
Islamabad - Untuk pertama kalinya Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan akan berhenti sebagai pimpinan militer Pakistan pada akhir November ini.. Namun meski begitu, Musharraf menolak tekanan AS untuk secepatnya mengakhiri status keadaan darurat. Musharraf juga menolak desakan pemimpin oposisi Benazir Bhutto agar dirinya meninggalkan kancah politik.Menurut Musharraf, meningkatnya aktivitas militan Islam mengharuskan dirinya untuk tetap memimpin negara. "Namun pada intinya, kepedulian saya adalah Pakistan," kata Musharraf. "Saya mengambil keputusan demi kepentingan Pakistan dan saya tidak menerima ultimatum dari siapapun," tegasnya seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (15/11/2007).Musharraf mulai berkuasa pada 1999 silam melalui kudeta. Sang Jenderal berpihak pada Amerika Serikat setelah serangan teroris 11 September. Namun belakangan hubungan AS-Pakistan dilanda ketegangan menyusul status keadaan darurat yang diberlakukan Musharraf.AS dan negara-negara lainnya telah mendesak Musharraf untuk mencabut keadaan darurat. Presiden AS George W Bush bahkan meminta Musharraf mencopot seragam militernya. (ita/nrl)


Berita Terkait