Tak Terima Dijodohkan, Wanita di Sumsel Ajak Pacar Bunuh Pria Pilihan Ortu

Tak Terima Dijodohkan, Wanita di Sumsel Ajak Pacar Bunuh Pria Pilihan Ortu

Irawan - detikNews
Kamis, 11 Jun 2026 12:17 WIB
Terduga pelaku pembunuhan berencana OR (28) ditangkap Polres Banyuasin.
Foto: Terduga pelaku pembunuhan berencana OR (28) ditangkap Polres Banyuasin. Istimewa)
Jakarta -

Aksi sadis direncanakan dua pasangan kekasih di Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Kejadian yang pernah dilaporkan sebagai kasus begal, ternyata merupakan pembunuhan berencana.

Polisi berhasil mengungkap itu, usai melakukan penyidikan mendalam terhadap laporan tersebut. Terungkap, pelaku berjumlah dua orang, yakni pasangan kekasih berinisial OR (28) dan YTU (25).

Korban tewas merupakan pria yang hendak dijodohkan dengan YTU. Namun, perempuan tersebut menolak karena sudah menjalin hubungan asmara dengan OR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan kasus ini terungkap setelah Satreskrim Polres Banyuasin melakukan penyidikan mendalam terhadap laporan orang tua korban pada 17 Maret 2026. Saat itu, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di jalan poros perkebunan kelapa sawit Unit Betung Krawo PTPN 4 Regional 7.

"Awalnya orang tua korban melaporkan anaknya menjadi korban begal. Dugaan pelaku saat itu mengarah kepada OR berdasarkan keterangan korban sebelum meninggal dunia," katanya dilansir detikSumbagsel, Kamis (11/6/2026).

Risnan mengungkapkan dalam penyelidikan, akhirnya menangkap OR pada 10 Juni 2026. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa OR tidak beraksi seorang diri, melainkan dibantu oleh YTU.

"Motif pembunuhan berawal dari penolakan YTU terhadap rencana perjodohan dengan korban. Ternyata YTU sebenarnya telah dijodohkan. Namun YTU tidak bersedia menikah karena memiliki hubungan dengan OR. Dari situlah muncul rencana untuk menghabisi korban," ungkapnya.

Kemudian saat korban melintas, OR diduga langsung membacok korban menggunakan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Korban sempat menjalani perawatan intensif di RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Fakta-fakta Sate Beracun Menantu di Boyolali':

(rdp/idh)


Berita Terkait