1.600 Rumah Terendam Banjir di Tebing Tinggi

1.600 Rumah Terendam Banjir di Tebing Tinggi

- detikNews
Kamis, 15 Nov 2007 00:00 WIB
Medan - Banjir yang bersumber dari luapan air sungai, menyebabkan sekitar 1.600 rumah di Kota Tebing Tingi, Sumatera Utara (Sumut) terendam air. Hingga Rabu (14/11/2007) malam, air baru surut beberapa centimeter.Banjir di Kota Tebing Tinggi, sekitar 81 kilometer dari Medan, bersumber dari luapan Sungai Bahilang. Air menggenangi rumah-rumah penduduk pada enam kelurahan di dua kecamatan yakni Kecamatan Padang Hulu dan Kecamatan Tebing Tinggi Kota."Banjir ini disebabkan hujan di kawasan hulu sungai dan ini sudah sering terjadi, terutama di musim hujan. Banjir hari ini, ketinggian air antara 20 centimeter hingga satu meter pada beberapa tempat yang dekat dengan sungai," kata Nurdin (43) warga Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu.Di Kecamatan Padang Hulu, rumah warga yang terendam air umumnya berada Kelurahan Tualang, Bandar Sono, dan Kelurahan Persiakan. Sementara di Kecamatan Tebing Tinggi Kota, wilayah yang terkena banjir yakni Kelurahan Mandailing, Kelurahan Pasar Baru dan Kelurahan Pasar Gambir.Warga menyatakan, air mulai masuk ke rumah pada Rabu dinihari. Namun hingga Rabu malam, air baru surut beberapa centimeter saja. Karena khawatir air naik kembali, sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.Umumnya warga pindah sementara ke rumah saudara. Namun sebagian mengungsi ke posko-posko yang sudah disediakan Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Para korban banjir ini mereka membawa serta barang-barang berharga yang dapat diselamatkan.Selain menggenangi rumah-rumah penduduk, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial. Beberapa sekolah dasar yang ada di dua kecamatan yang dilanda banjir tersebut terpaksa diliburkan. Sementara di beberapa ruas jalan protokol, genangan air yang lebih dari 30 centimeter menyebabkan transportasi terhambat. (rul/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads