Usai Diperiksa 9 Jam, Eks Mentan Soleh Salahudin No Comment,/i>
Rabu, 14 Nov 2007 17:23 WIB
Jakarta - Eks menteri pertanian (mentan) era BJ Habibie, Soleh Salahudin, diperiksa selama 9 jam oleh penyidik Kejaksaan Agung. Ia diperiksa dalam kasus dugaan penyuapan Monsanto Campany kepada pejabat negara sepanjang 1997-2003. Soleh yang mengenakan jas hitam itu tampak keluar dari Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2007) pukul 16.50 WIB. Sebelumnya, ia tiba gedung tempatnya diperiksa tersebut sekitar pukul 07.30 WIB. "Nggak usah deh, nggak usah. No comment," ujar Sholeh kepada wartawan ketus. Dimintai keterangan soal Monsanto ya, Pak? "Udah, nanti sajalah," jawabnya seraya buru-buru masuk ke Kijang Innova berwarna kuning metalik miliknya. Sementara itu, 2 orang kuasa hukumnya yang keluar belakangan juga enggan berkomentar banyak. Bahkan namanya pun mereka tidak mau menyebutkan. "Ini dimintai keterangan untuk pertama kali. Karena baru penyelidikan, kita tidak bisa kasih keterangan," ujar salah satu pengacara Soleh. Mansanto Campany diduga menyuap beberapa pejabat Indonesia dalam upaya pelepasan terbatas kapas transgenik miliknya kepada petani di Sulawesi Selatan sepanjang tahun 1997-2003. Nilai tranfer uang mencapai US$ 700 ribu. Kasus ini sebelumnya pernah ditangani oleh KPK, namun dialihkan ke Kejagung.
(irw/nrl)











































