Menteri ESDM sekaligus Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Bahlil Lahadalia melempar candaan di depan Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta izin memanggil Prabowo dengan sebutan 'kanda' agar lebih akrab.
Candaan itu disampaikan Bahlil saat acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Lampung, Rabu (10/9/2026). Bahlil awalnya menyapa Ketua MPR Ahmad Muzani dengan 'kanda'.
"Yang saya hormati Ketua MPR RI, abang saya Bapak Ahmad Muzani, mungkin biar lebih akrab kita panggil Kanda Ahmad Muzani," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahlil lantas mengungkap panggilan 'kanda' itu dipelopori di Hipmi. Oleh karena itu, ia meminta izin untuk memanggil Prabowo 'kanda'.
"Tadi kita ada aspirasi, Pak, katanya panggilan 'kanda-dinda' itu sebenernya di Hipmi, Pak," ujarnya.
"Kalau Bapak berkenan, saya izin, Bapak, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami juga ingin memanggil Kakanda Bapak Presiden Prabowo Subianto," lanjut Bahlil.
Ia lantas meminta persetujuan para anggota Hipmi di lokasi. Mereka kompak menjawab setuju.
"Setuju nggak?" ujar Bahlil.
"Biar lebih dekat, Pak, supaya olahannya cepat masuk," lanjut Bahlil, yang disambut tepuk tangan riuh anggota HIPMI.
Simak juga Video 'Dasco Ungkap Prabowo-Chatib Basri Tak Bahas Isu Kursi Menkeu di Istana':










































