50% Kecelakaan Transportasi Akibat Masalah Teknis

50% Kecelakaan Transportasi Akibat Masalah Teknis

- detikNews
Rabu, 14 Nov 2007 14:39 WIB
Jakarta - 50 Persen kecelakaan transportasi di Indonesia termasuk dalam kategori kecelakaan teknis. Ini disebabkan kesalahan dalam desain, pemilihan material, perakitan, dan kelelahan material.Hal ini dipaparkan Profesor Gimbal Dolok Saribu dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besar Falkutas Teknik dan Sains Universitas Nasional (Unas) di Kampus Unas, Pasarminggu, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2007)."Secara umum, kecelakaan dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis yakni kecelakaan prosedural, kecelakaan teknis, dan kecelakaan sistematis," kata Gimbal.Gimbal menjelaskan, kecelakaan prosedural terjadi akibat pilihan buruk yang diambil seseorang karena tidak mengikuti prosedur yang ditetapkan."Ini bisa terjadi karena unsur kelalaian atau tidak memahami prosedur. Istilahnya human error," ujarnya.Sementara untuk kecelakaan teknis, Gimbal menyoroti buruknya perawatan terhadap moda transportasi yang ada di Indonesia. Seringkali biaya perawatan kendaraan tidak maksimal."Padahal kendaraan umum rentan terhadap kerusakan karena dipakai berulang kali dan kondisinya cepat menurun," kata Gimbal.Menurut dia, kecelakaan teknis juga diperparah oleh minimnya kualitas material yang digunakan dalam pembuatan komponen mesin dan peralatan kendaraan lainnya.Sedangkan untuk kecelakaan sistematis, lanjut dia, biasanya terjadi dalam sebuah sistem transportasi yang berkarakteristik teknologi canggih dan pengorganisasiannya rumit seperti pada pesawat terbang.Gimbal merekomendasikan agar pemerintah mengetatkan pengawasan sehingga mencegah berbagai kecelakaan yang ada. "Aturan yang ada belum cukup. Sedangkan pengawasan dan aparat di lapangan kurang. Untuk itu diperlukan pembenahan manajemen trasportasi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi yang semakin canggih," tuturnya. (aan/nrl)


Berita Terkait